Beranda » BERITA » Realitas Politik Masa Kini
Senin, 05 Juni 2017 - 11:37:06 WIB
Realitas Politik Masa Kini
Diposting oleh : Administrator KPU Kota Magelang
Kategori: BERITA - Dibaca: 347 kali

Magelang, kpud-magelangkota.go.id-  Kegiatan Pendidikan Politik oleh PC IMM ( Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ) Magelang dengan tema “ Spiritualitas Diwujudkan dalam Kepemimpinan “, Minggu (04/05) di Ruang C 8 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron sebagai Narasumber menyampaikan materi dengan Topik Realitas Politik Masa Kini.

Watak manusia yang cenderung untuk berbuat korup dan kecenderungan sifat koruptif manusia bila memegang kekuasaan, perlu untuk diantisipasi yaitu dengan cara Pemilu digelar secara reguler (dengan periode tertentu) agar rakyat sebagai pemilik kedaulatan dapat mengevaluasi kinerja wakil-wakilnya dalam mewujudkan aspirasi rakyat. Dengan demikian Pemilu dapat juga disebut sebagai sarana pemberian hukuman, dari pemilik kedaulatan kepada wakilnya yang tidak mampu mewujudkan aspirasi dari si pemilik kedaulatan,” ujar Basmar.

Pemilih juga diajak untuk menghindari praktek tercela dalam Pemilu antara lain menerima uang atau menerima barang dari Partai Politik, Calon Legislatif, Tim Kampanye dan atau siapapun yang bertujuan ikut mempengaruhui agar Pemilih menjatuhkan pilihan pada Partai atau Calon Legislatif yang bersangkutan serta mempengaruhi atau mendorong orang lain yang telah terdaftar sebagai Pemilih tidak menggunakan hak pilihnya,”  tambah Basmar.

Ketua KPU Kota Magelang juga menyampaikan tentang Rumah Pintar Pemilu KPU Kota Magelang yang dinamakan SMART Pemilu ( Selasar Informasi dan Perspektif Pemilu ) adalah  sebuah konsep pendidikan pemilih yang dilakukan melalui pemanfaatan ruang dari bangunan gedung KPU Kota Magelang dan sarana untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan inspirasi masyarakat tentang pentingnya pemilu dan demokrasi. Harapannya SMART Pemilu dapat dijadikan sumber informasi Pemilu dan demokrasi untuk Pemilih juga masyarakat pada umumnya.



0 Komentar :