Magelang, kpud-magelangkota.go.id- Sebagai lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) di Indonesia, sudah selayaknya Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjaga marwah pemilu. Di antaranya dengan menjaga kedaulatan rakyat melalui cara-cara damai serta mengawal proses pemilu dengan menjunjung tinggi asas luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil). Demikian disampaikan Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron dalam sambutannya pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penelitian Administrasi dan Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2019 Tingkat Kota Magelang, Kamis (8/2/2018), di Oxalis Regency Hotel Magelang.

Rapat Pleno dibuka dengan pembacaan tata tertib dan dilanjutkan penyampaian rekapitulasi hasil verifikasi partai politik (parpol) oleh para Anggota KPU Kota Magelang secara bergantian.

Sebanyak 15 parpol dinyatakan memenuhi syarat baik dalam hal kepengurusan maupun keanggotaan. Ke-15 parpol  tersebut yakni Perindo, PSI, Partai Berkarya, Partai Nasdem, PKS, PKB, Partai Gerindra, PPP, PDI P, Partai Demokrat, Partai Garuda, Partai Golkar, PBB, Partai Hanura dan PAN. Adapun 1 parpol yakni PKP Indonesia tidak memenuhi syarat, khususnya terkait hasil verifikasi keanggotaan.

Tanggapan PKPI

Terhadap hasil verifikasi yang telah disampaikan, Sekretaris DPK PKPI Kota Magelang, Muslich Kornaini mengatakan pihaknya kurang siap dalam penyampaian data keanggotaan karena data pada sipol yang dinilai berubah-ubah. “Karena itu mohon klarifikasi dari KPU,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Basmar menyampaikan apresiasi terhadap PKPI Kota Magelang yang dinilai telah berusaha maksimal untuk memenuhi persyaratan yang ada.

“Verifikasi telah dilakukan sesuai ketentuan Peraturan KPU dan PKPI Kota Magelang tidak dapat menyampaikan dokumen keanggotaan sampai dengan batas akhir penyerahan persyaratan,’’ jelas Basmar. Sehingga menurutnya tidak ada data yang dapat digunakan sebagai sampel meskipun pada Sipol telah tercatat 135 anggota. “Karena tidak disertai penyerahan hardcopy daftar nama dan alamat, fotokopi KTA dan KTP-el,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panwas Pemilihan Kota Magelang Endang Sri Rahayu mengatakan pihaknya telah mengikuti dan mengawasi jalannya kegiatan kegiatan verifikasi oleh KPU Kota Magelang. Menurut Yayuk, sapaan akrab Rahayu, hasil verifikasi yang disampaikan dalam rapat pleno tersebut telah sesuai dengan kondisi riil yang ada.

Acara ditutup dengan penyerahan berita acara rekapitulasi hasil verifikasi secara simbolis kepada masing-masing parpol. Rapat pleno terbuka juga dihadiri oleh unsur panwas pemilihan, pemerintah daerah, DPRD, media, LSM serta akademisi. (hk)