Magelang, kpud-magelangkota.go.id-  Komisi Pemilihan Umum menggelar Kursus Kepemiluan yang bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi, mitra kerja KPU serta membentuk masyarakat peduli pemilu dan demokrasi.

Kursus Kepemiluan yang diselenggarakan dari hari Senin (26/11) bertempat di Aula Kelurahan Kramat Utara dengan menghadirkan narasumber Sentot Nugroho, materi yang di sampaikan tentang Peran Serta Masyarakat Sipil dalam Pelaksanaan Pemilu yang Menggembirakan dan Sejarah Pemilu, dan Selasa (27/11) bertempat di Aula Kecamatan Magelang Tengah dengan menghadirkan narasumber Singgih Hardjanto, materi yang disampaikan tentang Sejarah Pemilu di Indonesia dan diantaranya adalah tugas lembaga penyelenggara  pemilu bagi akses partisipasi masyarakat dalam  pemilu, kemudian dilanjutkan pada hari Rabu (28/11) di Aula Kecamatan Magelang Selatan Kursus Kepemiluan sebagai narasumber Iwan Dono Indarto yang menyampaikan Permasalahan dalam Pendapilan diantaranya adalah Pendapilan DPRD Kabupaten/Kota dalam Undang - Undang Nomor 7 Tahun 2017 yaitu Dapil DPR dan DPRD Provinsi sudah menjadi lampiran dalam undang-undang; Dapil DPRD Kab/Kota disusun dan ditetapkan oleh KPU melalui  konsultasi dengan DPR; Pemerintah dan Pemerintah daerah menyerahkan data agregat kependudukan per kecamatan sebagai bahan penyusunan dapil; Jumlah anggota DPRD Kabupaten/Kota berdasarkan besaran jumlah penduduk, berkisar antara 20 – 55; dan District magnitude 3-12 kursi.

Peserta Kursus Kepemiluan dari unsur KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 di setiap Kecamatan se Kota Magelang.

Harapan kepada peserta setelah mengikuti kursus kepemiluan bisa menjadi ujung tombak KPU Kota Magelang dalam mendongkrak tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu.