Magelang, kpud-magelangkota.go.id- Pada tanggal 22 Juli 2020 sampai dengan tanggal 23 Juli 2020 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang mengadakan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Pemiih di Kantor KPU Kota Magelang, kegiatan tersebut diikuti oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-Kota Magelang yang terbagi dalam 3 gelombang, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. 
Dalam sambutannya Basmar menyampaikan bahwa Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) merupakan ujung tombak dalam memutakhirkan data pemilih, sehingga PPDP perlu kita dukung agar proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) ini berjalan dengan maksimal.
"Proses coklit yang sudah berjalan, tentu PPDP menemui berbagai macam persoalan, apabila ada masukan terkait dengan masalah-masalah yang dihadapi, maka dalam forum ini bisa disampaikan untuk didiskusikan bersama dan dicari solusinya, serta harapannya adalah dengan terselesaikan persoalan-persoalan tersebut, data yang dihasilkan dari proses coklit ini akurat, mutakhir, dan komprehensif, tidak ada lagi pemilih yang tidak masuk dalam daftar pemilih", tambah Basmar.
Selanjutnya Bimtek dipandu oleh Purwanti Juli Wardani selaku Divisi Perencanaan Data dan  Informasi, sekaligus memaparkan materi bimtek. Dalam paparannya, Purwanti menyampaikan tentang bagaimana data dimutakhirkan dari mulai Daftar Pemilih sampai dengan menjadi Daftar Pemilih Tetap, apa saja yang menjadi tugas dari PPK dan PPS, jadwal dan bagaimana proses pemutakhiran data pemilih harus dilaksanakan, serta rambu-rambu yang harus ditaati dalam pemutakhiran data pemilih.
Selain materi yang disampaikan oleh Purwanti, ada pemaparan materi tentang Pengisian Form laporan yang disampaikan oleh Staf Sub Bagian Program dan Data Birril Kautsari, yakni tentang hal-hal yang harus dicermati saat melakukan penginputan data ke dalam Formulir A.B-KWK, salah satunya penginputan kodefikasi data pemilih, juga menyampaikan cara yang efisien dalam pengolahan data Hasil coklit.
Sesi terakhir dari Bimtek ini adalah sesi tanya jawab. Peserta sangat antusias dalam sesi tanya jawab tersebut, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi yang cukup interaktif antara peserta dan nara sumber. Selain berdiskusi tentang materi Bimtek, sesi tanya jawab juga membahas tentang beberapa kendala yang terjadi pada kegiatan Coklit oleh PPDP yang telah ditampung oleh PPK dan  PPS. (red. Purwanti)